Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Imam Syafi'i
Senin, 23 Januari 2012
Inilah goresan pena dari sang ikhwan (ana) yang mendambakan akhwat sholehah, yang bisa bersama untuk mencintai Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.
Yaa……Rabbi……..
Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihi wassalam
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang
Ya..Rabbi……
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tidak mengharap dia semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.
Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Karena aku sadar aku bukanlah
orang yang semulia abu baker Radhiyallahu,
Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman
yang punya cita – cinta
orang yang semulia abu baker Radhiyallahu,
Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman
yang punya cita – cinta
Ya…..Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap
Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat,
namun bisa saja terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan.
Tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian
Untuk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabbi
namun bisa saja terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan.
Tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian
Untuk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabbi
Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….
Astaghfirullah, Wallahu’alam bisshowab
Dari ikhwan yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan doaku
dikabulkanNYA untuk mendapatkan istri yang sholehah.
Imam Syafi'i
Rabu, 04 Januari 2012
Palingkan kesungguhanmu dari wanita dan arahkan
Tuk leher jenjang bidadari nan cantik jelita disana
Disurga yang sangat menyenangkan kenikmatannya
Segala jenis buah-buahan yang berpasang-pasangan disana
Bagi orang-orang yang bertakwa saja gadis remaja
Mereka bagaikan lu’lu’ dan marjan
Putih wajahnya dan hitam legam rambutnya
Merah ranum pipinya dan lentik kelopak matanya
Jika engkau rindu dan ingin bertemu dengannya
Seperti kerinduan perantau pada kampung halamannya
Maka berbuatlah baik sekuat tenagamu
Betapa banyaknya berbuat kebaikan itu
akan dibalas dengan kebaikan pula
Subhanalloh,,,
apakah manusia pantas bersedih hanya karna dunia yang tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan akhirat yang Allah janjikan?
beberapa orang tergoda (baca: pacaran, berzina, dll), padahal yang diperlukan hanyalah bersabar sebentar saja, ya sebentar saja, seberapa lama sih akhir dunia ini?
Dan aku berkata (lagi) ,,,
Kalau memang jodoh, takkan kemana
Semua sudah ditentukan. Tinggal kita yang memilih,
Mau “menjemputnya” dengan “cara” yang benar
Atau “menjemputnya” dengan “cara” yang keliru ?
Hhhh…
Wanita,
Dunia, oh dunia,,,
Apakah aku harus bersedih hanya karenamu???
Betapa sempitnya luasmu, betapa pendeknya panjangmu, dan betapa semunya keindahan
Tuk leher jenjang bidadari nan cantik jelita disana
Disurga yang sangat menyenangkan kenikmatannya
Segala jenis buah-buahan yang berpasang-pasangan disana
Bagi orang-orang yang bertakwa saja gadis remaja
Mereka bagaikan lu’lu’ dan marjan
Putih wajahnya dan hitam legam rambutnya
Merah ranum pipinya dan lentik kelopak matanya
Jika engkau rindu dan ingin bertemu dengannya
Seperti kerinduan perantau pada kampung halamannya
Maka berbuatlah baik sekuat tenagamu
Betapa banyaknya berbuat kebaikan itu
akan dibalas dengan kebaikan pula
Subhanalloh,,,
apakah manusia pantas bersedih hanya karna dunia yang tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan akhirat yang Allah janjikan?
beberapa orang tergoda (baca: pacaran, berzina, dll), padahal yang diperlukan hanyalah bersabar sebentar saja, ya sebentar saja, seberapa lama sih akhir dunia ini?
Dan aku berkata (lagi) ,,,
Kalau memang jodoh, takkan kemana
Semua sudah ditentukan. Tinggal kita yang memilih,
Mau “menjemputnya” dengan “cara” yang benar
Atau “menjemputnya” dengan “cara” yang keliru ?
Hhhh…
Wanita,
Dunia, oh dunia,,,
Apakah aku harus bersedih hanya karenamu???
Betapa sempitnya luasmu, betapa pendeknya panjangmu, dan betapa semunya keindahan
Langganan:
Postingan (Atom)




